Selasa, 28 Januari 2020

Sedikit bercerita di bulan Januari


24 Januari 2020 Malam Sabtu ( 20. 40 WIB)

            Sebenarnya aku punya banyak cerita dibulan Januari, bulan libur untukku. Bulan Januari bulan penuh suka dan cita. Memang aku berharap sekali dapat berlibur ria ke suatu tempat yang membuatku bahagia senang untuk melepas semua penat yang melandaku di bulan-bulan sebelumnya. Tapi harapanku nyatanya tidak sesuai ekspetasi, ini sering terjadi begitu saja. Aku sedikit kecewa. Jadi apa sebenarnya aktivitasku selama liburan ini ? adakah seseorang yang kepo?.
 
            Oke, jadi aku banyak diam dirumah :D, engga diem terus sih, aku banyak melakukan sesuatu yang tidak sering aku lakukan sebelumnya, dan itu cukup menyenangkan, nonton drama korea, baca buku novel, buat bola-bola susu untuk di jual di sekolahan, dan terakhir hal yang setiap hari paling sering dilakukan adalah beres-beres rumah.
            Mungkin aku lah satu-satunya anak dari orang tuaku yang selalu berusaha paham atas situasi dan kondisi orang tuaku, aku tidak lagi harus menuntut setiap keinginanku dapat dan harus terkabulkan pada saat itu juga. Selama kebutuhanku masih dapat terpenuhi dengan baik, aku cukup bersyukur. Dan terus berdoa agar suatu saat harapan dan keinginanku dapat tercapai.
            Penilaian, ini tentang suatu nilai, menurutmu apa itu nilai ?, mengukur seberapa jauh pemahaman kita tentang apa yang telah dipelajari?. Ya nilai yang autentik itu sulit. Nilai angka itu hanya sebuah symbol yang menandakan bahwa kita telah belajar dan memahami apa yang telah kita pelajari. Aku yakin tidak sepenuhnya orang yang telah belajar dalam waktu system kebut semalam kemudian keesokan harinya dia ujian dengan modal percaya diri dan yakin dia bisa menjawab setiap soal, aku pun yakin kemungkinan besar dia akan mendapat nilai yang baik atau diatas rata-rata, tapi setelah ujian berakhir dan dia tidak me repeat apa yang telah dia pelajari, mungkin semuanya akan ambyarr, dia akan lupa, kemampuan memahami pada saat ia belajar hanya tersimpan di short term memori. Aku fikir semua temanku hampir 80% masih melakukan metode belajar SKS. Termasuk dengan aku yang tertular oleh kebiasaan teman-temanku.
Dosen tidak paham kondisi psikologis mahasiswa ketika sedang mengerjakan soal, Terdapat dosen yang tidak akan peduli dengan keadaan itu, Dosen hanya menganggap kami semua dalam keadaan baik. Dosen yang tidak peduli kebaikan mahasiswa nya berlaku untukku, dosen yang tidak menilai mahasiswa dengan hanya sesuai nilai pada saat kemampuan mengerjakan soal UAS, penilaian ke 3 aspek ku rasa tidak dilakukan oleh dosen.  Aku Sastria PJ mata kuliiah IPBA mendapat nilai C. Aku akui aku kurang beruntung, kurang focus dan dibuat bingung dengan soal UAS PG di Google Form yang dibuat Pak D, tidak tau apa yang terjadi mengapa aku tidak dapat mengerjakan dengan baik, padahal aku akui soal itu tidak terlalu sulit, mungkin karena waktu hari itu aku ujian dua matkul, matkul elektronika digital, aku lebih banyak belajar matkul tersebut disbanding matkul IPBA. Aku tidak tau apakah aku harus merasa adil atau tidak, dirugikan atau tidak. Tapi aku berusaha untuk bertawakal kepada Allah, karena sejatinya orang yang bertawakal kepada Allah akan Allah berikan dia keberuntungan ( Q.S Al Imran :  ). Tapi Rasanya aku tak kuasa melihat IPK di ambang kehancuran, Penurunan drastis IPK membuatku merasa disconsolate (putus asa, tidak senang, kecewa). Ini membuat fikiran ku berjalan-jalan di atas hinaan yang keluar dari diriku untuk diriku. Bagaimana mungkin semua terjadi begitu saja. Aku perbanyak istigfar dan mencoba mencari semangat untuk mengubur semua perasaan negative yang muncul. Aku Ingat Kakakku baru saja mengatakan IPK itu ada dirutan terbawah dalam kunci kesuksesan, yang pertama itu adalah jujur, disiplin, kemampuan social, kemampuan memimpin dll, that’s right, urutan ter atas dalam kunci kesuksesan adalah sikap. Jadi kondisi ini akan teratasi jika aku menghadapinya dengan sikap yang baik
            Dan usahaku dalam rangka memperbaiki keadaan yang telah terjadi adalah focus melakukan segala kesibukanku dirumah, salat dan mengaji yang rajin, menambah hafalan surat-surat di juz 30 dan mencoba membuat tulisan buku ajaib. Buku ajaib yang ku maksud adalah buku tentang motivasi-motivasi dari diri sendiri untuk diri sendiri. Kenapa aku membuat buku semacam itu ? , karena motivasi yang paling baik katanya berasal dari diri kita sendiri, meyakini fikiran diri sendiri akan mendorong kita beritindak sesuai apa yang telah kita fikirkan, jadi menurutku hal ini tepat aku lakukan disaat aku down. Isinya aku tulis tentang kalimat-kalimat yang menggugah semangatku dalam meraih pencapaian cita-cita dan harapan terus aku juga tulis ayat-ayat alqur’an tentang ayat motivasi sebagai motivasi yang Allah berikan kepadaku. Sekarang tekadku sudah bulat dan tidak akan kembali ke lubang yang sama, aku mau aku berhasil mengkatkan kembali IPK ku, aku tak akan goyah aku yakin bisa mampu melakukan semuanya dengan baik.
            Satu lagi cerita yang perlu aku abadikan disini, tiba-tiba ketika aku merenung memikirkan apa yang harus aku lakukan dalam kondisiku yang tidak enak untuk dirasakan kedua kalinya, menurutku ini lebih parah dari sakit fisik karena kecapean ( lebay beu) karena sakit fisik yang lelah itu akan cepat terobati jika langsung minum vitamin, makan yang banyak dan istirahat yang cukup. Tapi ini soal sakit batin merasa sakit hati sampai kerelung jiwa, fikiran melayang dihantui kecemasan dan gelisah, bahkan mungkin jika tidak kuat iman bisa sampai bunuh diri (Naudzubillah) untung imanku kuat. Jadi aku menganalogikan kondisiku saat ini, seperti halnya aku yang sejak awal melakukan perjalanan yang panjang dengan melintasi jembatan kaca yang paaaaanjang sekali, sejak awal aku meyakini bahwa aku tak perlu cemas dan hanya terus berjalan lurus saja sambil menatap langit yang indah, tidak ku tatap ke dasar kaca karena takut, hingga pada saat waktunya aku sampai di tengah perjalanan, dan disinilah kondisiku sekarang, badai angin menerpa membuatku tiba-tiba sangat cemas dan keyakinanku yang kubangun dari awal untuk dapat terus berjalan hingga sampai pada titik tujuan seakan roboh begitu saja, begitu hebatnya cobaan ini sampai lupa dan tidak percaya pada diri sendiri. Jadi fikiranku bergejolak dengan rasa gelisah memilih untuk melanjutkan perjalanan ini atau aku akan berbalik arah seakan menyerah begitu saja untu kembali memulai ke titik awal. Tapi di ujung sana aku melihat orang-orang yang mendukung dan berjuang demi proses pencapaian kesuksesanku. Disinilah rasa iba, rasa sedih atas kondisiku mulai tak terbendung. Aku tidak harus membuat mereka yang berjuang demi pencapaian kesuksesanku berlama-lama menunggu dan terus-menerus berjuang untuk mendukungku kembali. Dan disinilah keberanianku muncul dan melanjutkan kembali perjalananku untuk sampai di titik tujuan yaitu kesuksesan. Dan sekarang aku berada dalan proses pencapaian menuju kesuksesan, tekadku adalah proses ini akan aku lakukan dengan sebaik mungkin, kerja keras, rajin belajar, tidak malas dan tetap semangat.

Sedikit Bercerita di bulan Januari


Kamis 09 Januari 2020
            Pagi hari cuaca Bandung waktu itu masih mendung , semalam sebelum tidur hujan masih terdengar, hujan terus berlanjut dipagi hari, sampai membuatku malas untuk bergegas mandi dan prepare semua barang yang akan aku bawa pulang kerumah. Barang yang kubawa cukup berat juga, karena harus bawa 2 laptop heumm L… Dan berjam-jam di Bus, cuaca masih gerimis  hujan… waktu itu aku lagi haid, dan kaki ku kedinginan, rasanya pengen cepet-cepet nyampe.
#4 Hal Positif Untuk Hari Ini

  •  Di bus aku di temani ibu Noni, dari Malang, umurnya sudah 79 tahun, beliau adalah pensiunan Pusat Penelitian Gula di Pasuruan, suaminya sudah meninggal tahun 2015,  beliau sudah menimang 3 cucu, Ibu Noni berpesan mumpung masih muda , harus bisa tau tempat daerah, kita bisa jadi Backpacker atau petualang. So sebenernya aku tuh pengen berpetualang ke daerah yang jauh dan wisata alam. Cuma hanya terkendala biaya aja, dan bingung juga gaada temen yang mau nemenin. So memotivasi banget buatku, jadi punya niat untuk main ke manapun semauku, selagi punya uang aku mau jalan-jalan. Dan semangatlah nabung sekarang yaaaaa Sass ...
  • Aku gak boleh males, libur kali ini harus produktif ya Sas… Olahraga, Baca Buku, dan berbenah selalu.
  • Aku gak boleh ngeluh, harus banyak bersyukur. Ingat selalu Hari Ini Harus Lebih Baik dari Hari Kemarin. 
  •   Tugas Jurnal sudah beres, Mel teman sekelompokku mengucapkan terimakasih untuk satu semester ini, dan dia mengatakan tinggal meunggu nilai di portal dan kita ber tawakal aja.. Heumm iya kita tawakal yaa, apapun hasilnya kita kan sudah berusaha se-se-semaksimal mungkin J




14 Januari 2020 (13.20 WIB)

Kegelisahan menggapai masa depan yang cerah
Aku khawatir tentang masa depan yang menuntutku untuk mampu bersaing dengan orang lain
Orang- orang yang memiliki harapan dan cita-cita yang sama
Mereka punya ambisi dan semangat yang mungkin lebih melebihi dari yang aku kira
Aku takut aku tak mampu
Aku takut kelak nasibku sama dengan kakak ku
Meskipun begitu disisi lain dia mendapat seseorang yang menguatkan dirinya untuk bertahan
Mungkin orang lain melihatku pasti mampu dan akan sukses menjadi seorang yang diinginkan
Tapi nyatanya semangatku naik turun. Karena terkadang aku yakin dan tidak yakin dan merasa masih bodoh.
Tuhan ijinkan aku percaya pada diriku sendiri
Meraih masa depan dengan penuh harap engkau mudahkan aku
Dengan penuh rasa harap kau jadikan aku salah satu dari mereka yang kau pilih
Untuk menjadikan aku mampu dalam menggapai cita-citaku.
Karena dengan izin Mu lah aku tau bahwa engkau Ridha maka engkau akan mudahkan aku dan memberi petunjuk. Aku yakin bahwa tidak ada daya dan upaya selain karena kehendakmu.
Aku selalu selalu sadar apa yang aku lakukan
Jika itu hal itu terasa lelah aku perbuat
Tapi aku terkadang tidak sadar apa yang aku lakukan untuk Mu  ya Allah
Ibadahku, salatku terkadang selalu tergesa-gesa , entah kenapa ya Allah
Ya Allah aku percaya rencana Mu Indah pada waktunya. 


Sedikit Bercerita


Rabu 08 Januari 2020 ( 08.20 WIB Malam yang hujan )

            Setiap orang tidak ada yang dapat menentukan dan merencanakan dirinya untuk mengetahui apa yang akan terjadi didalam hidupnya, karena hidup adalah perkara bagaimana kamu untuk dapat terus bersabar, ikhlas dan bersyukur tentang segala jalan cerita hidup yang terkadang manis dan terkadang pahit. Bahkan bisa dikatakan lebih banyak pahitnya kalo kita merasa kurang bersyukur atau Kita terus-terusan memikirkan sesuatu masalah yang terjadi didalam hidup kita, Allah tidak akan memberikan ujian yang melebihi dari kemampuan kita, jadi ketika masalah menghampiri, kita harus langsung berfikir “Ohh, ini masalah kecil, aku pasti bisa, karena masalah ini datangnya dari Allah, aku percaya Allah pasti mudahkan aku dalam menyelesaikan masalahnya”. Hidup itu gak rame kalau gaada masalah, kehidupan ini akan membosankan jika masalah didunia ini tidak ada, kehidupan tidak akan produktif, bahkan otak manusiapun tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.
Allah menciptakan segala sesuatu itu memiliki tujuan dan manfaat bagi kita, misalnya otak kita. Otak kita terdiri dari jutaan sel saraf, secara umum fungsi otak adalah untuk berfikir, khususnya berfikir dalam memecahkan masalah, misalnya masalahnya ketika kita gak punya uang, kita mikirkan?, pemikiran kita akan mengeluarkan solusi mulai dari low order thingking, medium order thingking sampe high order thingking :D. iya gak sih kalo LOT mikirnya mungkin solusinya langsung minta duit keorang yang bisa ngasih duit ke kamu, Kalo MOT mungkin kamu mikirnya ada beberapa pertimbangan ketika memutuskan solusi yang akan kamu pilih,” kalo minta duit ke orang tua, kasian aku kan udah gede seharusnya aku bisa mulai berusaha menghasilkan sedikit uang untuk keperluan ku”. Nah kalo HOT mungkin dia langsung cari cara dan berusaha untuk melakukan sesuatu biar gimana caranya dia dapet duit, tapi tetap aja mikir juga harus dibarengi dengan iman, jadi kita gak Cuma semata-mata dituntut hanya untuk sebatas berfikir, berfikirlah tentang hal-hal yang positif dan maksudnya dibarengi dengan iman itu supaya kamu sadar dan bersyukur setelah apa yang kita raih dari buah hasil pemikiran kita itu adalah karena Allah semata jadii hidup ini menuntut kita untuk cerdas dalam berfikir.
Itu tadi sekilas catatan hasil mikir-mikir yang gak tau mau ngomongin apa, karena mungkin dengan cara seperti ini gabutku bisa bermanfaat.
5 poin positif yang terjadi di hari ini
·         Aku berani sendirian pergi ke Bandung Electronic Center (BEC) dan bulak balik sendiri, tanya-tanya langsung sama penjual laptopnya padahal kalo aku sama temen ku, aku sukanya minta suruh tanyain ke penjualnya karena gak berani
·         Karena aku sendirian, aku jadi belajar berani untuk Tanya-tanya langsung sama orang yang belum aku kenal sebelumnya
·         Aku bersyukur di pertemukan dengan orang yang baik seperti AA penjual toko Laptop ACER, yang mau cek laptop lama, terus coba cek hardisk laptop, dan untungnya masih bisa ke pake dan data nya gak hilang J
·         Teh Indri Sahabat A iman yang paling baik dan tulus, dia ngajak main sama temen kantornya teh Ira dan the Muti, aku diajak nonton bioskop dan filmnya rame banget Imperfect judulnya, ngajari kalo kita itu have to be Insecure atau percaya diri dan jadi diri sendiri, meskipun kita mau merubah diri kita jadi lebih baik, tapi tetap jangan menghilangkan kepribadian kita, karena setiap dari kita memiliki peribadi yang unik dan berbeda-beda.
·         Malam ini hujan dari sore dan tidak berhenti dari jam 4 sore sampai sekarang jam 08.30.

Ada puisi yang belum tersampaikan…

Hatiku mungkin akan jadi rapuh
Karena cemburu melihat sepasang insan yang saling menemani
Bertemu, makan bersama, dan jalan-jalan berdua
Bahkan nonton bareng
            Dan disaat aku melihat semua itu
            Hatiku mungkin meronta-ronta seakan rapuh seketika
            Begitu menyebalkan diriku, mengapa sering kutemukan mereka
            Lebih menyedihkan,  aku berjalan-jalan sendiri tanpa ada yang menemani
            Mengingankan ingin segera merasakan
            Bagaimana indahnya melakukan semuanya bersama teman hidup
            Mungkin orang lain mengira aku punya pacar
            Namun  sebenarnya tidak
            Aku sedang menempa diriku dengan kesabaran dan rasa syukur
            Aku sedang berusaha dan focus pada kuliah dan karirku di masa depan
            Perasaan cemburu melihat orang lain itu hal yang wajar
            Jika tidak ada rasa cemburu maka patut dipertanyakan pula
            Jadi meskipun sekarang aku tidak ada yang menemani
tetaplah sabar-sabar dan sabar wahai jiwa pemilik Allah
biarkan hati ini yakin atas kehendak mu yang merencanakan
segala sesuatu nya dengan Indah

Karena aku tau orang sabar itu di sayang Allah
            kalo Allah udah sayang, insyaAllah layaknya seperti orang yang sayang sama kita
orang itu pasti kasih apa aja sesuai kemampuannya untuk orang yang dia sayang 
biar   bisa bahagia. Allah punya segalanya, jadi aku yakin Allah kasih orang
 yang tepat, baik, dan penyayang, pintar Cerdas, bijaksana dan rupawan.