Berdasarkan amplitudonya, gelombang dibedakan menjadi
:
•
Gelombang berjalan merupakan
gelombang dengan amplitudo tetap yang merambat dengan
kecepatan tertentu. Gelombang berjalan merambat lurus pada
arah mendatar.
•
Gelombang Stationer adalah
gelombang yang amplitudonya berubah. Gelombang
stasioner merupakan perpaduan dua gelombang yang mempunyai frekuensi, cepat rambat, dan
amplitudo yang sama besar namun merambat
dalam arah yang berlawanan. Singkatnya, gelombang stasioner merupakan perpaduan atau super
posisi dari dua gelombang yang identik
namun berlawanan arah.
j
A.
Pengertian
Gelombang Stasioner
Gelombang stasioner disebut juga gelombang berdiri atau
gelombang tegak, merupakan jenis gelombang yang bentuk gelombangnya tidak
bergerak melalui medium, namun tetap diam. Gelombang stasioner ini berlawanan
dengan gelombang berjalan atau gelombang merambat, yang bentuk gelombangnya
bergerak melalui medium dengan kelajuan gelombang.
Prinsip gelombang stasioner berkaitan
dengan konsep
1. konsep
superposisi dan
2. interferensi
gelombang,
3. pemantulan
gelombang, fase gelombang,
4. dan lain-lain.
Pada dua deret gelombang dengan
frekuensi sama, memiliki kelajuan dan amplitudo yang sama, berjalan di dalam
arah-arah yang berlawanan sepanjang sebuah tali,
- Pada gelombang stasioner, ada titik-titik ketika kedua gelombang sefase yang menghasilkan titik perut dengan amplitudo 2A (A = amplitudo gelombang datang).
- Pada gelombang stasioner, ada titik-titik ketika keduagelombang berlawanan fase yangmenghasilkan titiksimpul dengan amplitudo nol.
A.
Jenis
Gelombang Stasioner
Gelombang
Stasioner Ujung Terikat
Hasil
superposisi gelombang datang dan gelombang pantul pada ujung terikat :
Cara menentukan letak simpul dan perut, perhatikan gambar gelombang di bawah dengan seksama.
b.
Gelombang
Stasioner Ujung Terbuka










