Dimulai dari selasa tanggal 4 Februari kehidupan kembali menjadi mahasiswa kuprigas, kuliah ngeprivat nugas... tetapi kali ini, bisa dikatakan hari-hari yang aku lalui di kosan Dwi pandai terasa santai karena kegiatan selama sebulan ini adalah hanya digunakan untuk kursus bahasa arab dan kerja nge privat anak-anak di sore harinya.
Selepas libur hampir satu bulan di rumah kegiatanku selama libur bisa
dikatakan sedikit lelah yaa karena aku lebih fokus membantu pekerjaan rumah dan
usaha membuat bola susu untuk dijualin ke sekolahan tempat mama ku mengajar. Jadi
biar aku dapat uang untuk main itu bisa dapat dari uang hasil jualan bolsu, dan
itu lumayan tapi ya emang kerasa capenya karena bikinnya itu sendiri dan engga
ada yang bantuin.
Dan sekarang kerjaan ku untuk mencari sedikit uang tambahan adalah nge privat anak-anak di daerah ujung
berung tepatnya di perumahan kostrad yonzipur 9. Kerjaan itu sudah hampir 2
tahun , aku cukup senang bisa diberi kepercayaan oleh para orang tua mereka
dalam hal memberikan bimbingan dan mengajari anak-anak mereka sampai yang
tadinya gak bisa menjadi bisa, tadinya belum lancar membaca menjadi bisa baca,
belum lancar bacaan iqra sudah mulai lancar. Merasa senang juga ketika orang
tua nya cerita kalo anaknya itu menurut guru sekolahnya paling pinter
disekolahnya, jadi ngerasa bangga aja gtu ternyata aku tuh hebat yah bisa
membantu mereka sampai mereka ngerasa bangga dan seneng juga sama anaknya… yaa
aku hebat menurut aku sendiri… karena engga semua orang mampu melakukannya,
engga semua orang diberi kesempatan yang sama. Jadi selama menjadi guru les
anak kecil umur 5-6 tahun itu aku belajar untuk bisa sabar, mencoba memahami
cara mereka belajar dan melatih aku juga dalam mengajari seorang anak dalam
belajarnya. Karena aku seorang perempuan yang pastinya adalah seorang calon
ibu, aku jadi berkeinginan kelak nanti ketika aku punya anak, aku ingin dia
pintar dan cerdas karena ibu nya, ibunya yang punya banyak perhatian dalam hal
mendidik dan membingbing anaknya dalam belajar, cita-cita nya kelak harus aku
dukung sepenuhnya semampu yang aku bisa lakukan untuknya. Jadi fase kehidupan selanjutnya
mungkin akan lebih berat lagi. Segala misi-misi hidup harus terpenuhi dengan
baik demi kehidupan dan cita-cita selanjutnya dapat tercapai. Jadi sebenarnya
ketika cita-cita kita tercapai, masih ada cita-cita selanjutnya yang menunggu kita
untuk tetap terus berjuang, bertahan, dan terus semangat dalam menjalani hidup
sampai akhir nya tuhan menjemput kita disaat semua cita-cita didunia hampir terpenuhi
dan yang terpenting amal kebaikan selama hidup mampu menuntun kita menuju surga
Allah aaamin ...
Aku tetap mendukungmu Kakak
saudara laki-laki ku, jadilah kebanggaan kedua orang tuamu, seburuk apapun kamu
orang tua itu tetap berharap dan berdoa bahwa anaknya bisa jadi orang-orang
yang beruntung. Tepat nanti pada tanggal 17 februari kedua kakak ku ikut tes
CPNS guru , tempat tes nya di Bandung. Semoga beruntung ya kalian berdua aku
pun ingin rasanya ikut CPNS tapi gelar S1 masih dalam proses wkwk
Kita flashback sedikit di
tanggal 5 februari hari Rabu, hari itu rasanya nano-nano, pas disiang hari menu
makan siang ku dengan teman kos ku adalah mie spageti pake nasi, aneh ya pake
nasi, niatnya makan kek gtu pengen makan enak tapi harus hemat , yaa begitulah
hehe , namanya juga anak kos. Tidak lupa moment itu aku iseng post di status WA
hanya buat bercanda aja kok :D. Sore harinya
aku pergi nge les dari jam 3 sampe jam 7 malem sebenernya udah beres, tapi
karena hujannya lumayan deras mama Aqila minta tunggu sampai hujannya sedikit
reda dan mengajak aku makan malem untuk nemenin anaknya makan juga, tanpa
malu-malu yaa kalau lapar dan kebetulan ditawarin makan, sangat berat untuk
menolak memang dan lagian jarang juga kan ditawarin makan :D. Akhirnya sebelum
pulang makan dulu, di meja dihidangkan sayur soup, ikan etem yang digoreng,
udang goreng dan telor balado. Wah mantap pokoknya, “nambah lagi de” Kata mama
aqila. Wah tapi saya gak bisa makan banyak “ Iya bu cukup, perutnya gak muat “
Kataku. Tidak lama setelah selesai makan aku diantar kedepan sama Ayahnya
Alya, Alya anak les ku juga, lesnya barengan dengan Aqila. Disisi lain aku juga malu, ini memang bukan pertama kalinnya, kenapa mama aqila nawarin makan , apa jangan -jangan dia lihat status WA ku hari Ini wkwk
Malam itu hujan masih
sedikit deras , dan aku ingin segera pulang ke kosan, di perjalanan naik angkot
ku sedikit ngantuk karena mungkin habis makan tadi, jalanan macet mungkin
karena hujan membuat jalan di sekitar sana tergenang air dan menjadi sedikit
banjir. Angkot lumayan lama menunggu mengantri untuk berjalan lancar dijalan
raya. Agar tidak tidur aku tulis-tulissan di depan kaca mobil yang berembun, Banjir
, Hujan , Aku terjebak disini , Itu lah yang aku tulis hhehe. Tidak kuduga pak
supir angkot memutar balik angkotnya dan menyuruh aku untuk pindah angkot. Dalam
keadaan sedikit sadar aku turun dan tidak sadar angkot telah diputar balik
sebelum aku turun. Ku naik angkot lagi, namun yang membuatku jengkel, angkot
yang aku tumpangi salah dan hampir balik lagi ke tempat privat. Waktu itu uang
ku pas-pas san, karena dompet ku ketinggalan, jadi aku naik mobil 3 kali untuk
pulang, sungguh jengkel sekali :D . Tiba di Kosan jam setengah 10 malam, dengan
rasa kantuk dan lelah, kamar kosan yang selalu bocor, karena atap kamar sedang
tidak bersahabat dengan hujan deras. Begitulah ceritaku perjuangan mencari uang
receh ^_^.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar