MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DRAWING (VIDEO SCRIBE)
GELOMBANG STASIONER
Oleh : Sastria Nurul Zahra
Sinopsis/Deskripsi :
• Gelombang Stationer adalah gelombang yang amplitudonya berubah. Gelombang stasioner merupakan perpaduan dua gelombang yang mempunyai frekuensi, cepat rambat, dan amplitudo yang sama besar namun merambat dalam arah yang berlawanan. Singkatnya, gelombang stasioner merupakan perpaduan atau super posisi dari dua gelombang yang identik namun berlawanan arah
|
Cut (Slide) |
Storyline (Alur Cerita) |
Aset Visula (Gambar) |
Narasi (voice dan music ilustrasi) |
Perkiraan Durasi |
|
|
1. |
Opening Title |
Teks 1. Bahan Ajar Digital – Animasi Drawing 2. GELOMBANG STASIONER 3. Oleh : Sastria Nurul Zahra NIM : 1172070072 Gambar : Logo UIN
UIN
SUNAN GUNUNG DJATI 2020
|
Backsound : Music Instrumental Record voice :
Asslamualaikum wr wb . Selamat datang di Bahan Ajar Digital – Animasi Drawing GELOMBANG STASIONER Oleh : Sastria Nurul Zahra
|
25 detik |
|
|
2. |
Tujuan Pembelajaran |
Teks : Tujuan Pembelajaran : 1. Memahami Karakteristik Gelombang Stasioner 2. Menganalisis Jenis Gelombang Stasioner Gambar
|
Setelah peserta didik malakukan kegiatan pembelajaran melalui video animasi drawing ini , peserta didik diharapkan dapat 1. Memahami Karakteristik Gelombang Stasioner 2. Menganalisis Jenis Gelombang Stasioner
|
40 detik |
|
|
3. |
Gelombang Berdasarkan amplitudonya
|
· Gelombang dibedakan berdasarakan amplitudonya yaitu gelombang berjalan dan gelombang stasioner · Gelombang berjalan memiliki amplitude yang tetap sedangkan Gelombang stasioner memiliki amplitude yang berubah
Gambar :
|
· Gelombang stasioner merupakan jenis gelombang yang dibedakan berdasarkan amplitude. Gelombang dibedakan berdasarakan amplitudonya yaitu gelombang berjalan dan gelombang stasioner · Gelombang berjalan memiliki amplitude yang tetap sedangkan Gelombang stasioner memiliki amplitude yang berubah
|
50 detik |
|
|
5. |
Definisi gelombang Stasioner
|
• gelombang stasioner merupakan perpaduan atau super posisi dari dua gelombang yang identik namun berlawanan arah Gambar : Gelombang Stasioner
|
• Gelombang stasioner adalah perpaduan dua gelombang yang mempunyai frekuensi, cepat rambat, dan amplitudo yang sama besar namun merambat dalam arah yang berlawanan. Singkatnya, gelombang stasioner merupakan perpaduan atau super posisi dari dua gelombang yang identik namun berlawanan arah
|
60 detik |
|
|
6. |
Jenis- jenis gelombang stasioner |
· Gelombang Stasioner ujung terikat. · Super posisi dari kedua gelombang tersebut dinyatakan
Gambar :
|
· Gelombang Stasioner ujung terikat, gelombang datang diawali dengan titik simpul dan gelombang pantul diakhiri dengan simpul · Super posisi dari kedua gelombang tersebut dinyatakan
|
50 detik |
|
|
7. |
|
• Cara menentukan letak simpul dan perut • Simpul pertama = 0. Simpul kedua = ½ λ, simpul ketiga= λ, keempat = 1 ½ λ dst. Letak simpul ke- (n+1) dari ujung terikat
Perut pertama =¼ λ, perut kedua= ¾ λ, perut ketiga = 1¼ λ. Letak perut ke – (n+1) dari ujung terikat
Gambar :
|
• Cara menentukan letak simpul dan perut • Simpul pertama, titik awalnya berarti jarak dari titik pantul = 0. Simpul kedua ½ λ, simpul ketiga λ, keempat 1 ½ λ dst. Letak simpul ke- (n+1) dari ujung terikat
Perut pertama ¼ λ, perut kedua ¾ λ, perut ketiga 1¼ λ. Letak perut ke – (n+1) dari ujung terikat
|
60 detik |
|
|
8. |
Contoh soal Gelombang stasioner ujung terikat |
· Seutas kawat yang panjangnya 100 cm direntangkan horizontal. Salah satu ujungnya digetarkan harmonik naik-turun dengan frekuensi 1/8 Hz dan amplitudo 16 cm, sedangkan ujung lain terikat. Getaran harmonik tersebut merambat ke kanan sepanjang kawat dengan cepat rambat 4,5 cm/s. Tentukan letak simpul ke-4 dan perut ke-3 dari titik asal getaran
|
· Seutas kawat yang panjangnya 100 cm direntangkan horizontal. Salah satu ujungnya digetarkan harmonik naik-turun dengan frekuensi 1/8 Hz dan amplitudo 16 cm, sedangkan ujung lain terikat. Getaran harmonik tersebut merambat ke kanan sepanjang kawat dengan cepat rambat 4,5 cm/s. Tentukan letak simpul ke-4 dan perut ke-3 dari titik asal getaran
|
50 detik |
|
|
9. |
Pembahasan soal Gelombang stasioner ujung terikat |
· Diketahui :
· L = 100 cm ; f= 1/8 Hz ; A= 16 cm ; v = 4,5 cm/s · Ditanyakan : letak simpul ke-4 dan perut ke-3 ? · Jawab : · · simpul ke-4 : n + 1= 4, maka n = 3 · maka · Perut ke-3 : n +1 = 3 maka n =2 · maka · Letak perut ke – 3 dari titik asal = 100 – 45 = 55 cm
Gambar :
|
· Diketahui : · L = 100 cm ; f= 1/8 Hz ; A= 16 cm ; v = 4,5 cm/s · Ditanyakan : letak simpul ke-4 dan perut ke-3 ? · Jawab : · · simpul ke-4 : n + 1= 4, maka n = 3 · maka · Perut ke-3 : n +1 = 3 maka n =2 · maka · Letak perut ke – 3 dari titik asal = 100 – 45 = 55 cm
|
70 detik |
|
|
10. |
Gelombang stasioner ujung bebas |
• Cara menentukan letak simpul dan perut, perhatikan gambar gelombang dibawah dengan seksama.
Gambar : |
• Cara menentukan letak simpul dan perut, perhatikan gambar gelombang dibawah dengan seksama.
|
60 detik |
|
|
11. |
|
Gelombang Stasioner Ujung Bebas
Letak simpul ke- (n+1) dari ujung bebas
Letak perut ke – (n+1) dari ujung bebas
Gambar |
Gelombang Stasioner Ujung Bebas
Letak simpul ke- (n+1) dari ujung bebas
Letak perut ke – (n+1) dari ujung bebas
|
detik |
|
|
12. |
Contoh soal Gelombang stasioner ujung bebas |
2. Salah satu ujung dari seutas tali yang panjangnya 115 cm digetarkan harmonik naik-turun, sedang ujung lainnya bebas bergerak. a) Berapa panjang gelombang yang merambat pada tali jika perut ke-3 berjarak 15 cm dari titik asal b) Dimana letak simpul ke-2 diukur dari titik asal getaran |
2. Salah satu ujung dari seutas tali yang panjangnya 115 cm digetarkan harmonik naik-turun, sedang ujung lainnya bebas bergerak. a) Berapa panjang gelombang yang merambat pada tali jika perut ke-3 berjarak 15 cm dari titik asal b) Dimana letak simpul ke-2 diukur dari titik asal getaran |
30 detik |
|
|
13. |
Pembahasan soal Gelombang stasioner ujung terbuka |
a. ke -3 maka n+1 = 3, n = 2 simpul ke-4 : n + 1= 4, maka n = 3 maka b. Ke -2 maka n +1 = 2 , n = 1
= Letak simpul ke-2 dari titik asal getar =
Gambar
|
Jawab : a. ke -3 maka n+1 = 3, n = 2 simpul ke-4 : n + 1= 4, maka n = 3 maka b. Ke -2 maka n +1 = 2 , n = 1
= Letak simpul ke-2 dari titik asal getar =
|
60 detik |
|
|
14. |
Penutup |
Terimakasih |
Terimaksih Assalamualaikum wr.wb. |
15 detik |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar